Sunday, August 8, 2010

SAHABAT ATAU KEKASIH.....?
Memiliki sahabat yang paling mengetahui rahasia
terdalam, menjadi hal yang menyenangkan. Di
mana saat Anda menghadapi kondisi down, dia
selalu ada dan siap membantu Anda. Karena dia
tempat Anda bergantung dan mempercayakan
seluruh rahasia.
Namun, apa jadinya bila sahabat yang kita miliki
adalah lawan jenis? Apakah tidak menutup
kemungkinan terjadinya perkembangan
hubungan ke arah lebih lanjut menjadi kekasih?
semua itu bisa saja terjadi.
"Sebelum memutuskan untuk menjadi sahabat
atau pasangan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu
arah dari hubungan yang dibina. Di saat awal
perkenalan pun biasanya sudah dapat diketahui
arah hubungan akan dibawa ke mana.Guna
menghindari hal tersebut menimpa Anda, maka
sebaiknya maknai terlebih dahulu nilai
persahabatan. Sehingga Anda dapat memikirkan
baik-baik apakah dia lebih baik tetap menjadi
sahabat atau kekasih."Satu hal yang pasti harus
bisa membedakan dari sisi persahabatan yang
sifatnya intimacy (dalam) dengan persahabatan
yang intim (beda jenis). Artinya, permasalahan
besar sampai kecil dapat diketahui karena adanya
sharing (curhat). Tapi ada pula yang sebatas
kepentingan, karena hanya memiliki persamaan
hobi atau profesi.Berubahnya status persahabatan
di antara pria dan wanita karena adanya perasaan
secure (nyaman) yang merupakan komponen
kebutuhan afeksi (perasaan). "Perasaan nyaman
secara emosional baik karena ada rasa
diperhatikan, disayangi dan hal-hal kecil yang
tidak diperoleh dari orang lain meluluhkan hati
seseorang untuk mengubah pertemanan menjadi
kekasih. Selain itu, dari segi logika pun merasa
nyambung. Artinya, dapat berkomunikasi dan
berdiskusi dengan lancar.Berubahnya perasaan
dari kedua lawan jenis itu bila ditelaah dari segi
psikologis merupakan hal yang manusiawi.
Sebab, setiap orang dapat tertarik dengan lawan
jenisnya berdasarkan kebutuhan afeksi dan
logisnya. "Sebenarnya kunci dari segala sesuatu
itu ada di pikiran kita ( mind map). Hanya 12
persen kapasitas otak yang digunakan sedangkan
88 persennya yang tidak digunakan berada dalam
alam bawah sadar. Dan seringkali yang
menentukan hubungan itu adalah alam bawah
sadar kita.Lantas timbul pertanyaan, bagaimana
kita meningkatkan alam bawah sadar? Jawabnya
mudah yaitu dengan menanamkan untuk
mencari pasangan yang satu minat, satu hobi,
satu profesi atau satu bidang pekerjaan.
"Sebenarnya yang membuat seseorang memiliki
hubungan bukan sekadar persahabatan adalah
karena dorongan kebutuhan afeksinya lebih
dominan dibandingkan logika".Nah, sebelum
Anda salah memilih seorang kekasih atau
sahabat, maka pikirkan matang-matang apakah
kebutuhan afeksi dan logika yang lebih dominan.
Karena banyak kasus yang membuktikan bahwa
seorang sahabat bisa jauh lebih baik untuk tetap
menjadi sahabat daripada kekasih.Perubahan
menjadi kekasih justru akan merusak banyak hal,
entah karena perubahan sikap atau karena
pengaruh orang-orang sekitar. Kadang
persahabatan tanpa romantika terasa jauh lebih
indah, bermutu, dan lebih langgeng. Jadi, jangan
takut, kita bisa kok hanya bersahabat dengan
teman pria atau wanita tanpa harus berujung
menjadi sepasang kekasih

1 comment:

  1. lumayan ngene lho... tapi sedikit berbenah biar gak monoton tampilannya.. unggah gambar / file mp3 yang bisa sewaktu2 di download biar yang berkunjung gak jenuh...sing penting bukan isinya, tapi tampilannya biar kelihatan fresh..umumnya yang punya blog slalu mencantumkan tips2 unik atau sekedar sharing... contohne wi gawe topik berita/aplikasi kecil2an :p sak weruhq ngunu wi :D

    ReplyDelete